Teguhlah Dalam Tuhan

Teguhlah Dalam Tuhan

Artikel

Teguhlah Dalam Tuhan

Efesus 6 : 10 - 20 

Bagi seseorang yang telah menerima Kristus sebagai Tuhan atas hidupnya, pertobatan menjadi awal dari kehidupannya bersama Kristus. Ia harus bertahan hingga mencapai garis akhir dalam menghadapi berbagai pergumulan hidup atau peperangan rohani. Pada bagian akhir surat Efesus ini Rasul Paulus secara langsung mengatakan bahwa mereka baru ada pada awal kehidupan Kristen.

Oleh karena itu, orang Kristen dianjurkan untuk mengenakan perlengkapan sejata Allah (ayat 11, 13). Maka kita berjuang menghadapi yang utama yaitu pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini dan roh-roh jahat di udara (ayat 12). Tujuannya adalah supaya orang Kristen dapat berdiri sampai akhir dalam pergumulan hidup atau peperangan rohani (ayat 13), akan tetapi kita tidak berjuang sendiri. Seluruh komunitas Kristen akan berjuang bersama kita.

Karena hidup ini merupakan perjuangan dalam pergumulan hidup atau peperangan rohani, orang Kristen harus dipersiapkan dan diperlengkapi. Ada enam jenis perlengkapan: kebenaran, pembenaran, berita Injil damai sejahtera, iman, keselamatan, dan Firman Allah. Betapa luar biasa perlengkapan yang disediakan Allah bagi umat-Nya. Mari siap sedia dengan menjadikan Firman Tuhan pelita kehidupan dan senantiasa melakukan Firman Tuhan dalam hidup kita.

Oleh karena itu selain mengenakan perlengkapan senjata Allah (ayat 14-18), kita harus berdoa dengan konsisten baik untuk diri sendiri dan untuk mendukung yang lainnya (ayat 18-19). Doa adalah bentuk komunikasi kita dengan Allah. Berdoa menunjukkan kebergantungan kepada Allah. Kebergantungan ini memberikan kekuatan untuk kita memenangkan pergumulan hidup ini. Awal kehidupan Kristen sangat mungkin menghadapi berbagai pergumulan iman, namun bersama Kristus, menangkanlah dari hari ke hari.

Rasul Paulus memberikan nasihat penutup secara umum dari surat ini. Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan. Tuhan Yesus telah mengatakan, “Diluar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5; bandingkan Filipi 4:13)”. Kita dimampukan untuk teguh dalam Tuhan karena Allah memberi perlengkapan rohani yang dapat digunakan dalam hidup kita. Penyertaan-Nya memampukan kita memiliki kekuatan untuk tetap teguh dalam Tuhan. Berjuanglah dengan teguh, jangan menyerah, kekuatan dari Tuhan akan senantiasa meneguhkan iman kita untuk melakukan kehendak-Nya. (DNL)